Contoh Laporan Penelitian Beserta Struktur dan Cara Membuat

Bagi kamu yang sedang menyusun laporan, tentu harus mengetahui terlebih dahulu tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Laporan tersebut nantinya berfungsi untuk mempublikasikan hasil penelitian, sehingga dapat diakses secara luas. Membuat laporan penelitian terbilang cukup sulit, …

contoh laporan penelitian

Bagi kamu yang sedang menyusun laporan, tentu harus mengetahui terlebih dahulu tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Laporan tersebut nantinya berfungsi untuk mempublikasikan hasil penelitian, sehingga dapat diakses secara luas.

Membuat laporan penelitian terbilang cukup sulit, oleh sebab itu kamu harus menyimak artikel berikut ini tentang contoh laporan penelitian yang benar beserta strukturnya.

Pengertian Laporan Penelitian

Laporan penelitian adalah dokumen yang berfungsi untuk menyampaikan hasil dan proses penelitian yang telah kamu susun secara rinci dan sistematis. Melalui laporan ini, peneliti dapat mengkomunikasikan temuan, metode, dan analisis yang digunakan kepada akademisi, profesional, atau masyarakat umum.

Tidak hanya sebagai bukti tertulis dari hasil penelitian, laporan ini juga berperan penting dalam penyebaran pengetahuan dan menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan terukur.

Struktur Laporan Penelitian

Laporan penelitian biasanya terdiri dari beberapa bagian utama yang disusun secara terstruktur dan logis, berikut ini adalah struktur laporan penelitian:

1. Judul Penelitian

Judul penelitian adalah mencerminkan pokok permasalahan yang diteliti. Judul yang baik seharusnya singkat, padat, informatif, dan mampu menjelaskan fokus penelitian secara jelas.

Misalnya, tentang “Studi Manfaat Penggunaan Artificial Intelligence”, lebih spesifik lagi menjadi “Pengaruh Metode Pembelajaran dengan Artificial Intelligence”.

2. Abstrak

Abstrak adalah ringkasan singkat dari keseluruhan isi penelitian. Bagian ini berisi tentang latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan secara singkat. Biasanya, abstrak ditulis mulai dari 150–250 kata.

Tujuan abstrak adalah dapat memberikan gambaran umum penelitian kepada pembaca tanpa harus membaca keseluruhan laporan.

3. Pendahuluan

Pendahuluan berisi informasi latar belakang yang mendasari penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian yang diharapkan.

4. Kajian Pustaka

Kajian pustaka berisi tentang teori dan hasil penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan. Bagian ini sangat penting karena dapat memperkuat teori dan menghubungkan dengan penelitian yang sedang dilakukan dengan penelitian terdahulu.

5. Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian, termasuk desain penelitian, teknik pengumpulan data, dan metode analisis data. Informasi tentang populasi, sampel, instrumen penelitian, serta proses analisis disajikan secara rinci untuk memastikan validitas hasil penelitian.

6. Hasil Penelitian

Pada bagian hasil penelitian, data yang telah dikumpulkan disajikan secara objektif. Hasil dapat ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik, atau diagram untuk mempermudah pemahaman.

7. Pembahasan

Pembahasan merupakan bagian yang menganalisis hasil penelitian dan menghubungkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya.

Di sini, peneliti dapat menjelaskan interpretasi terhadap hasil yang ditemukan, mengidentifikasi keterbatasan penelitian, serta memberikan saran untuk penelitian selanjutnya.

8. Kesimpulan dan Saran

Bagian kesimpulan dan saran biasanya berisi jawaban atas pertanyaan penelitian berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah disampaikan. Sementara itu, saran berisi rekomendasi yang dapat diterapkan oleh praktisi atau akademisi.

9. Daftar Pustaka

Daftar pustaka adalah hasil dari semua referensi yang digunakan selama proses penelitian. Penulisan sumber gambar pada skripsi atau penelitian harus sesuai dengan format yang ditentukan, seperti APA, MLA, atau format lainnya.

10. Lampiran

Lampiran adalah dokumen pendukung seperti kuesioner, hasil wawancara, data, atau dokumen lain yang tidak ditampilkan di bagian utama laporan. Lampiran membantu memperjelas informasi yang disampaikan dalam laporan utama.

Baca Juga:

Cara Menyusun Laporan Penelitian

Setelah memahami strukturnya, berikut ini adalah cara membuat laporan penelitian yang bisa kamu lakukan:

1. Memahami Tujuan Penelitian

Langkah pertama adalah memahami tujuan penelitian. Dengan mengetahui tujuan penelitian yang jelas, peneliti akan lebih fokus pada proses pengumpulan data dan analisis yang relevan.

2. Mengumpulkan Data

Langkah kedua yaitu dengan mengumpulkan data yang akurat sesuai dengan penelitian yang sedang kamu susun. Pastikan teknik pengumpulan data disesuaikan dengan jenis penelitian yang dilakukan.

3. Mengikuti Format

Setiap institusi biasanya memiliki format penelitian sendiri. Pastikan kamu mengikuti format yang telah ditentukan agar mempermudah dalam proses penelitian.

4. Menggunakan Bahasa yang Jelas

Bahasa yang digunakan dalam laporan penelitian sebaiknya formal, jelas, dan tidak ambigu. Hindari penggunaan bahasa informal yang dapat mengurangi profesionalitas laporan.

5. Menyajikan Data dalam Bentuk Visual

Kamu bisa menggunakan tabel, grafik, atau diagram untuk memperjelas data. Visualisasi data membantu pembaca memahami hasil penelitian dengan lebih mudah dan cepat.

6. Melakukan Pemeriksaan dan Revisi

Sebelum laporan dipublikasikan, alangkah baiknya kamu cek terlebih dahulu. Pastikan tidak ada kesalahan data, ketidaksesuaian informasi, atau format yang tidak rapi.

Contoh Laporan Penelitian

Berikut contoh laporan penelitian yang bisa kamu jadikan referensi dalam menyusun penelitian:

Judul Penelitian:
“Pengaruh Perkembangan Teknologi Artificial Intelligence terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Atas”

Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas metode pembelajaran menggunakan bantuan artificial intelligence dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Data dikumpulkan melalui tes penggunaan bantuan artificial intelligence dalam hasil belajar 76 siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini meningkatkan pemahaman konsep sebesar 40% dibandingkan dengan cara biasa

Pendahuluan:

  • Latar Belakang: Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran X menjadi permasalahan yang memerlukan solusi inovatif.
  • Rumusan Masalah: Bagaimana metode pembelajaran dengan menggunakan artificial intelligence mempengaruhi hasil belajar siswa?
  • Tujuan: Mengetahui pengaruh artificial intelligence terhadap hasil belajar siswa.

Metodologi:

  • Jenis Penelitian: Kuantitatif.
  • Populasi: Siswa kelas X SMA 1 Yogyakarta.
  • Metode: Eksperimen dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.

Hasil Penelitian:

  • Siswa yang menggunakan bantuan artificial intelligence memperoleh nilai rata-rata 80, sedangkan siswa dengan metode biasa memperoleh nilai rata-rata 65.

Kesimpulan:

  • Metode pembelajaran dengan menggunakan bantuan artificial intelligence dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Saran:

  • Guru disarankan untuk lebih paham dalam menggunakan bantuan artificial intelligence.

Itu dia artikel dari dosenmahasiswa.id tentang contoh laporan penelitian yang benar beserta cara membuat. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam menyusun penelitian.

Seorang penulis konten edukasi dengan fokus pada topik akademik, penelitian, dan teknologi pendidikan. Memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun dalam penulisan artikel seputar, universitas, skripsi, metodologi penelitian, dan pengembangan akademik mahasiswa.