12 Cara Mencari Daftar Pustaka untuk Skripsi dan Penelitian

Daftar pustaka merupakan bagian penting dalam setiap karya ilmiah, baik itu makalah, skripsi, tesis, maupun artikel jurnal. Kualitas referensi yang digunakan akan sangat memengaruhi bobot sebuah penelitian. Oleh karena itu, proses mencari, menyeleksi, dan mengelola …

cara mencari daftar pustaka

Daftar pustaka merupakan bagian penting dalam setiap karya ilmiah, baik itu makalah, skripsi, tesis, maupun artikel jurnal. Kualitas referensi yang digunakan akan sangat memengaruhi bobot sebuah penelitian.

Oleh karena itu, proses mencari, menyeleksi, dan mengelola daftar pustaka perlu dilakukan secara terencana dan sistematis. Nah pada artikel ini akan dibahas bagaimana cara mencari daftar pustaka untuk penelitian dan skripsi!

Pengertian Daftar Pustaka

Bagi kamu yang akan menyusun penelitian tentu harus tahu apa itu daftar pustaka? jadi, daftar pustaka adalah merupakan kumpulan sumber rujukan yang digunakan dalam penyusunan sebuah karya tulis ilmiah.

Sumber ini biasanya didapatkan dari media, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, hingga berita yang relevan dengan topik pembahasan. Umumnya, daftar pustaka ditempatkan pada bagian akhir karya tulis, setelah seluruh isi pembahasan disajikan secara lengkap.

Cara Mencari Daftar Pustaka

Berikut cara mencari daftar pustaka untuk penelitian, skripsi, dan thesis yang bisa kamu lakukan dengan mudah.

1. Definisikan Topik Penelitian

Cara mendapatkan daftar pustaka yang pertama, pastikan kamu telah memahami topik penelitian secara spesifik. Topik yang jelas akan membantu dalam menentukan kata kunci yang tepat dan mempersempit ruang pencarian, sehingga referensi yang diperoleh benar-benar relevan dan mendukung fokus penelitian.

2. Manfaatkan Sumber Referensi Online

Internet menyediakan akses luas ke berbagai sumber ilmiah. Kamu bisa menggunakan mesin pencari akademik seperti Google Scholar untuk pencarian umum, PubMed untuk bidang kesehatan dan kedokteran, atau database ilmiah seperti JSTOR, IEEE Xplore, dan ProQuest untuk jurnal dan prosiding.

Platform ini akan memudakan kamu dalam mengakses artikel yang telah melalui proses penelitian ilmiah.

3. Kunjungi Perpustakaan Universitas

Langkah selanjutnya yang biasa dilakukan oleh mahasiswa atau peneliti dengan mengunjung perpustakaan. Perpustakaan universitas masih menjadi sumber referensi yang sangat berharga.

Banyak perpustakaan memiliki akses ke database berbayar yang tidak dapat diakses secara bebas di internet. Selain itu, pustakawan dapat membantu kamu dalam menemukan literatur yang relevan.

4. Gunakan Katalog Perpustakaan

Katalog perpustakaan memudahkan pencarian berbagai koleksi seperti buku, jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi. Kamu dapat mencari berdasarkan judul, nama penulis, atau kata kunci tertentu untuk menemukan referensi yang sesuai dengan kebutuhan penelitian.

5. Fokus pada Jurnal Ilmiah

Salah satu sumber referensi yang tidak boleh kamu tinggalkan yaitu jurnal ilmiah. Jurnal merupakan sumber rujukan utama dalam penelitian akademik. Gunakan kata kunci yang relevan dan spesifik saat mencari artikel.

kamu dapat menelusuri langsung melalui situs jurnal atau menggunakan database jurnal dan mesin pencari akademik untuk memperoleh hasil yang akurat.

6. Telusuri Daftar Pustaka Artikel

Setelah menemukan artikel yang relevan, jangan lewatkan daftar pustaka di bagian akhir artikel tersebut.

Metode ini sering kali membantu menemukan sumber-sumber penting lain yang saling berkaitan dan mungkin belum muncul dalam pencarian awal.

7. Catat Sitasi

Setiap kali menemukan referensi yang relevan, segera catat informasi sitasinya secara lengkap, seperti judul, penulis, nama jurnal atau penerbit, volume, nomor, halaman, serta tahun publikasi.

Dengan mencatat, kamu akan lebih mudah saat menyusun daftar pustaka dan menghindari kesalahan sitasi.

Baca Juga: Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal dan Contoh

8. Bergabung dengan Komunitas / Forum Akademik

Forum akademik dan komunitas riset, baik di platform khusus maupun media sosial profesional, sering menjadi tempat berbagi referensi terbaru.

Kamu bisa melakukan diskusi dengan para peneliti juga dapat membuka wawasan baru dan memperkaya perspektif penelitian.

9. Gunakan Perangkat Lunak

Untuk mengelola referensi secara efisien, manfaatkan perangkat lunak seperti EndNote, Mendeley, atau Zotero.

Aplikasi ini membantu menyimpan, mengelompokkan, serta menghasilkan sitasi dan daftar pustaka secara otomatis sesuai gaya penulisan yang dibutuhkan.

10. Mencari Buku yang Relevan

Selain jurnal, buku akademik juga merupakan sumber referensi yang sangat penting, terutama untuk memahami konsep dasar dan teori. Kamu dapat mencarinya melalui perpustakaan fisik, katalog online, atau toko buku digital yang menyediakan literatur ilmiah.

11. Verifikasi Kredibilitas Sumber

Pastikan setiap sumber yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Periksa reputasi penulis, kualitas jurnal atau penerbit, serta tahun publikasi agar informasi yang digunakan tetap relevan dan akurat.

12. Organisasikan dan Dokumentasikan Referensi

Cara cari daftar pustaka yang bisa kamu lakukan yang terakhir yaitu mengorganisasikan dan dokumentasikan referensi yang penting. Selama proses pencarian referensi, susun dan dokumentasikan semua sumber secara rapi.

Baik menggunakan dokumen manual maupun perangkat lunak manajemen referensi, pengelolaan yang baik akan memudahkan kamu saat menulis, merevisi, dan memeriksa kembali karya ilmiah.

Tujuan Mencari Daftar Pustaka

Ternayata daftar pustaka itu penting banget. Berikut ini adalah tujuan mencari daftar pustaka yang perlu kamu ketahui:

  • Menghargai kontribusi ilmiah: Daftar pustaka berfungsi sebagai bentuk penghargaan kepada peneliti dan penulis yang karyanya menjadi dasar penelitian.
  • Mencegah plagiarisme: Pencantuman sumber secara jelas membantu menghindari penjiplakan dan menunjukkan kejujuran akademik.
  • Meningkatkan kredibilitas penulis: Daftar pustaka mencerminkan integritas, etika, dan profesionalisme dalam penulisan ilmiah.
  • Mempermudah rujukan dan pencarian lanjutan: Pembaca dapat menelusuri sumber terkait untuk memperdalam pemahaman topik.
  • Membangun jejaring akademik: Referensi yang digunakan dapat membuka pertukaran ide antarpeneliti.

Itulah artikel dari dosenmahasiswa.id tentang cara mencari daftar pustaka di yang bisa dilakukan dengan mudah. Semoga bermanfaat!

Referensi:

“Contoh Daftar Pustaka.” Sampoerna University. Diakses 26 Des. 2025.

“Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Benar dan Terbaru 2025.”PMB Universitas Pancasila. Diakses 26 Des. 2025

Seorang penulis konten edukasi dengan fokus pada topik akademik, penelitian, dan teknologi pendidikan. Memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun dalam penulisan artikel seputar, universitas, skripsi, metodologi penelitian, dan pengembangan akademik mahasiswa.