Saat menyusun karya tulis, terutama karya ilmiah, kamu mungkin perlu menyertakan bodynote atau catatan tubuh sebagai bentuk pemberian kredit atas kutipan yang digunakan.
Catatan ini memegang peran penting karena membantu menunjukkan sumber rujukan secara jelas dan bertanggung jawab, baik bagi penulis maupun pembaca.
Jika kamu masih belum familiar dengan bodynote, wajar bila ingin memahaminya lebih jauh. Oleh sebab itu, pada artikel berikut ini akan dibahas secara lengkap tentang bagaimana membuat body note yang benar sesuai dengan ketentuan.
Pengertian Bodynote
Apa iti bodynote? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Bodynote adalah catatan khusus yang sering disebut juga sebagai catatan tubuh. Catatan ini biasanya berada di awal atau di akhir kutipan untuk memberikan keterangan singkat terkait sumber yang digunakan.
Dalam sebuah buku, bodynote umumnya tampil sebagai catatan sisipan di sisi kanan atau kiri ulasan. Isinya berupa ulasan singkat, penjelasan tambahan, atau rujukan sumber.
Pada bagian akhir catatan tersebut, dicantumkan nama belakang penulis tanpa gelar, disertai tahun terbit dan nomor halaman yang ditulis dalam tanda kurung. Dengan adanya bodynote, pembaca dapat mengetahui sumber informasi secara ringkas tanpa harus membuka daftar pustaka secara terpisah.
Fungsi Bodynote
Berikut adalah beberapa fungsi body note yang perlu kamu ketahui:
1. Memperkuat Pendapat Penulis
Perlu kamu ketahui bahwa setiap pendapat atau teori yang disampaikan penulis perlu didukung oleh sumber yang valid. Dengan adanya bodynote, pembaca dapat mengetahui bahwa gagasan tersebut tidak dibuat-buat. Hal ini membuat tulisan lebih meyakinkan dan kredibel.
2. Menunjukkan Sumber Referensi
Selanjutnya yaitu Bodynote dapat membantu pembaca melihat referensi apa saja yang digunakan penulis. Semakin baik dan tepercaya sumber yang dicantumkan, semakin baik pula kualitas karya tulis yang dihasilkan.
3. Memperluas Wawasan Pembaca
Dengan adanya body note, pembaca bisa mengetahui penulis dan tahun terbit sumber rujukan. Informasi ini memudahkan pembaca untuk mencari bacaan lain yang masih relevan dengan topik penelitian yang sedang dibahas, sehingga wawasan menjadi lebih luas dan mendalam.
4. Memudahkan Pembaca
Keberadaan bodynote membuat pembaca tidak perlu melihat catatan kaki atau daftar pustaka. Sumber kutipan dapat langsung diketahui di dalam teks, sehingga proses membaca menjadi lebih praktis.
Baca Juga: Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal dan Contoh
Cara Menulis Bodynote di Microsoft Word
Lalu, bagaimana cara menulis body note jika sumber referensi ditulis oleh lebih dari satu penulis? Nah berikut caranya:
- Pastikan kamu sudah membuka Microsoft Word. Jika sebelumnya sudah memiliki file, cukup buka dokumen tersebut.
- Arahkan kursor ke bagian akhir paragraf yang akan diberi body note.
- Masuk ke menu References kemudian Klik tab “References”, lalu pilih “Insert Citation” dan klik “Add New Source”.
- Isi data refrensi, setelah itu akan muncul kotak dialog Create Source. Pada bagian ini, isi seluruh data referensi sesuai kolom yang tersedia, seperti nama penulis, tahun terbit, judul sumber, dan informasi lainnya.
- Jika semua data sudah diisi dengan benar, klik “OK”. Body note akan otomatis muncul di dalam teks.
Contoh Penulisan Bodynote
Berikut ini adalah format serta contoh penulisan bodynote oleh satu penulis hingga tiga penulis:
1. Contoh Bodynote oleh Satu Penulis
Format umum:
(Nama Belakang, Tahun: Halaman)
Contoh kalimat:
Interaksi sosial merupakan dasar terbentuknya hubungan antarindividu dalam masyarakat (Soekanto, 2019: 45).
2. Contoh Bodynote oleh Dua Penulis
Format umum:
(Nama Belakang Penulis 1 dan Nama Belakang Penulis 2, Tahun: Halaman)
Contoh kalimat:
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat modern (Nasrullah dan Rulli, 2020: 78).
3. Contoh Bodynote oleh Tiga Penulis
Format umum:
- Pada penyebutan pertama, semua nama ditulis
- Penyebutan berikutnya bisa menggunakan et al.
Penyebutan pertama:
Pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik (Suyanto, Santoso, dan Wibowo, 2018: 112).
Itulah artikel dari dosenmahasiswa.id tentang cara membuat bodynote yang benar. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu. Terima kasih!
Referensi:
Salmaa. “Tata Cara Membuat Bodynote yang Baik dan Benar.” Duniadosen.com, 20 Feb. 2023. Diakses pada 10 Jan. 2026.