Kalau kamu pernah ikut aksi demonstrasi mahasiswa atau menonton liputannya di televisi, kamu mungkin pernah mendengar aspirasi mahasiswa “Kami mahasiswa Indonesia bersumpah…” yang disambut serentak oleh massa aksi.
Sayangnya, tidak semua mahasiswa hafal bunyi lengkapnya, apalagi memahami sejarah dan makna di baliknya. Sumpah tersebut tidak hanya dibacakan dalam aksi. Isinya juga berkaitan dengan sikap mahasiswa terhadap penindasan, keadilan, dan kejujuran.
Artikel ini akan membahas tentang Sumpah Mahasiswa secara lengkap beserta sejarahnya.
Sejarah Lahirnya Sumpah Mahasiswa
Sumpah Mahasiswa pertama kali diucapkan oleh Afnan Malay pada aksi demonstrasi mahasiswa di Yogyakarta tahun 1988. Ikrar ini lahir sebagai bentuk kesadaran mahasiswa terhadap perannya sebagai kaum intelektual yang kritis terhadap kondisi bangsa saat itu.
Semangat ini kemudian terus dibawa dalam berbagai gerakan mahasiswa berikutnya, termasuk gelombang reformasi 1998 yang berhasil menumbangkan era Orde Baru. Pada masa itu, salah satu butir Sumpah Mahasiswa mengalami perubahan narasi menjadi lebih tegas menyuarakan sikap antikebohongan.
Sejak era reformasi, pembacaan Sumpah Mahasiswa mulai diinstitusikan ke dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan, mulai dari orientasi mahasiswa baru sampai aksi-aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), sebagai cara menanamkan nilai-nilainya ke generasi mahasiswa selanjutnya.
Bunyi Teks Sumpah Mahasiswa
Ada dua versi bunyi Sumpah Mahasiswa yang beredar, yaitu versi pertama pada 1988 dan versi yang mengalami perubahan sejak reformasi 1998. Berikut penjelasannya:
1. Versi Pertama (1988)
Bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan. Berbangsa satu, bangsa yang gandrung keadilan. Berbahasa satu, bahasa kebenaran.
2. Versi Reformasi (1998–sekarang)
Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan.
Versi kedua inilah yang paling sering kamu dengar sekarang, termasuk dalam aksi-aksi damai yang digelar aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) di berbagai daerah.
Baca Juga: 15 Pesan dan Kesan untuk Kakak Mahasiswa PPL
Makna Sumpah Mahasiswa
Meski singkat, tiga butir Sumpah Mahasiswa menyimpan pesan moral yang dalam bagi mahasiswa sebagai agen perubahan.
- Bertanah air satu, tanpa penindasan: menegaskan komitmen mahasiswa untuk memperjuangkan tanah air yang bebas dari segala bentuk penindasan, baik oleh penguasa maupun pihak-pihak yang menyalahgunakan kekuasaan.
- Berbangsa satu, gandrung akan keadilan: menempatkan keadilan sosial sebagai cita-cita bersama yang harus terus diperjuangkan, bukan sekadar slogan.
- Berbahasa satu, tanpa kebohongan: mengajak mahasiswa untuk selalu jujur dan transparan, baik dalam bersikap maupun bersuara, sebagai bentuk integritas intelektual.
Itulah artikel dari Dosen Mahasiswa tentang Bunyi Sumpah Mahasiswa. Sumpah Mahasiswa lahir dari semangat kritis mahasiswa Yogyakarta tahun 1988 dan terus hidup hingga era reformasi sampai sekarang.
Referensi:
“Begini Bunyi Sumpah Mahasiswa Indonesia.” Antara News Jateng, 17 Oct. 2019, jateng.antaranews.com/berita/269706/begini-bunyi-sumpah-mahasiswa-indonesia. Diakses pada 5 September 2026.
Girsang, Vedro Imanuel. “Sumpah Mahasiswa dan Lagu Darah Juang Bergaung dalam Aksi Indonesia Gelap.” Tempo.co, 22 Feb. 2025, www.tempo.co/politik/sumpah-mahasiswa-dan-lagu-darah-juang-bergaung-dalam-aksi-indonesia-gelap-1210711. Diakses pada 5 September 2026.
Novarismansyah, Moch. Ricky. “Sejarah dan Makna Sumpah Mahasiswa: Mahasiswa Wajib Tahu!” Ebizmark Blog, 5 July 2024, https://ebizmark.id/artikel/sejarah-dan-makna-sumpah-mahasiswa-mahasiswa-wajib-tahu/. Diakses pada 5 September 2026.