Perbedaan Prakata dan Kata Pengantar Beserta Contoh

Banyak orang menganggap prakata dan kata pengantar itu sama, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Kesalahan ini sering terjadi karena keduanya sama-sama berada di bagian awal sebuah karya tulis. Untuk itu, ulasan kali ini akan …

perbedaan prakata dan kata pengantar

Banyak orang menganggap prakata dan kata pengantar itu sama, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Kesalahan ini sering terjadi karena keduanya sama-sama berada di bagian awal sebuah karya tulis.

Untuk itu, ulasan kali ini akan membahas apa saja perbedaan antara prakata dan kata pengantar. Penasaran? Yuk, langsung simak penjelasannya.

Pengertian Prakata

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata pengantar adalah bagian awal sebuah karya tulis yang berisi kata pendahuluan atau keterangan singkat dari penulis. Bagian ini biasanya muncul di halaman depan buku dan sering disebut juga sebagai prakata.

Namun, jika mengacu Buku The Australian Editing Handbook karya Elizabeth Flann dan Beryl Hill (1994: 72), kata pengantar justru ditulis oleh orang lain, biasanya seorang ahli di bidang terkait. Selain itu, isinya fokus pada apresiasi terhadap karya dan penulisnya.

Pengertian Kata Pengantar

Lalu apa itu kata pengantar? Kata pengantar adalah bagian awal dari sebuah karya ilmiah. Biasanya penulis akan mengucapkan rasya sukur dan terima kasih yang telah membantu menyelesaikan karya ilmiah yang telah di buat.

Perbedaan Prakata dan Kata Pengantar

Setelah memahami definisi keduanya, berikut perbedaan prakata dan kata pengantar:

Kata PengantarPrakata
Ditulis oleh orang lain, biasanya pakar atau ahli yang dianggap memiliki otoritas.Ditulis langsung oleh penulis karya.
Berisi apresiasi terhadap karya dan penulis.Berisi ucapan terima kasih, gambaran singkat mengenai isi atau tujuan penulisan, serta konteks penyusunan karya.
Sering menjadi bentuk ucapan terima kasih dari editor kepada penulis.Memuat harapan penulis terhadap karya yang disajikan.
Lebih umum ditemukan pada penulisan buku.Lebih sering digunakan pada karya tulis seperti laporan, penelitian, atau mukadimah.

Dengan memahami perbedaan ini, penulis dapat menentukan bagian mana yang paling tepat digunakan dalam sebuah karya.

Contoh Kata Pengantar

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan limpahan rahmat sertia hidayah skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Sarjana di Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya.

Dalam proses penyusunan skripsi ini, penulis menyadari bahwa banyak pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materiil. Oleh karena itu, dengan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya, penulis ingin menyampaikan:

  1. Terima kasih kepada Bapak DR. Ir. Arief Rachmansyah dan Bapak Adipandang Yudono, S.Si., MURP, selaku dosen pembimbing, atas bimbingan, saran, dan kesabaran sejak awal hingga selesai.
  2. Ucapan terima kasih kepada Bapak Dimas Wisnu Adrianto, ST., MT., M.Env.Man dan Bapak Fauzul Rizal Sutikno, ST., MT., sebagai dosen penguji, yang telah membaca, mengkritik, serta memberikan masukan berharga demi penyempurnaan skripsi ini.
  3. Rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh dosen dan staf di Program Studi dan Fakultas yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi selama masa studi.
  4. Ucapan terima kasih khusus kepada orang tua dan keluarga tercinta atas doa, dukungan, dan kepercayaan yang tidak pernah padam.
  5. Tak lupa, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua rekan dan sahabat yang selalu memberikan bantuan, masukan, dan semangat selama penulisan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa karya ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan agar skripsi ini bisa menjadi lebih baik ke depannya.

Akhir kata, semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca khususnya untuk pengembangan ilmu di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Malang, 22 November 2025
Penulis

Baca Juga: 5 Contoh Kata Pengantar Makalah Singkat dan Jelas

Contoh Prakata

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan skripsi berjudul “Pengaruh Pemberian Bawang Putih (Allium sativum) Pada Pembuatan Telur Asin Cara Basah Terhadap Kualitas Telur Asin”.

Penulis menyadari bahwa penyelesaian skripsi ini tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena itu, dengan rasa hormat dan terima kasih, penulis ingin mengucapkan:

  1. Terima kasih kepada Ir. Haris Lukman, M.Si selaku pembimbing utama, serta Olfa Mega, S.Pt., M.Si sebagai pembimbing pendamping, dan Dr. Yatno, S.Pt., M.Si selaku pembimbing lapangan atas arahan, bimbingan, dan motivasi yang telah mereka berikan sejak proposal sampai penyusunan akhir.
  2. Apresiasi kepada Ir. H. Zafrullah Zein, M.S sebagai Pembimbing Akademik, yang memberikan dukungan selama masa studi di Fakultas Peternakan Universitas Jambi.
  3. Ucapan terima kasih kepada staf pengajar dan tenaga administrasi di Fakultas Peternakan Universitas Jambi yang telah berbagi ilmu serta membantu administrasi selama penulisan skripsi.
  4. Untuk kedua orang tua tercinta, Ir. Abu Nawas (Alm) dan Yuhani, penulis sangat berterima kasih atas do’a, pengorbanan, kasih sayang, dan dukungan yang tak pernah putus, baik secara moral maupun materil.
  5. Terima kasih juga kepada tim penelitian (misalnya “Resa Purnama”), sahabat-sahabat di kelas Peternakan angkatan 2012, serta semua pihak lain yang telah membantu baik dalam pengumpulan data maupun diskusi akademik.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat diharapkan agar karya ini bisa ditingkatkan di masa depan.

Jambi, Februari 2025
M. Novry Ferry Adisurya

Nah itulah artikel dari dosenmahasiswa.id tentang perbedaan prakata dan kata pengantar yang biasanya membuat binggung. Bagaimana? sudah pahamkan sekarang?

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan sumber kredibel untuk memastikan konten yang akurat, tepercaya, dan bermanfaat.

Referensi:

Yudono, Adipandang, et al. Menilik Tahap Partisipasi Masyarakat dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, 2013. Universitas Brawijaya Institutional Repository. Diakses pada 22 November 2025.

Ferry Adisurya, M. Novry. Pengaruh Pemberian Bawang Putih (Allium sativum) pada Pembuatan Telur Asin Cara Basah terhadap Kualitas Telur Asin. Skripsi, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi, 2017. Universitas Jambi Institutional Repository. Diakses pada 22 November 2025.

Seorang penulis konten edukasi dengan fokus pada topik akademik, penelitian, dan teknologi pendidikan. Memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun dalam penulisan artikel seputar, universitas, skripsi, metodologi penelitian, dan pengembangan akademik mahasiswa.