Pernah mendengar istilah lembar pengesahan? Meski sering dianggap mudah, namun halaman memiliki peran penting dalam sebuah karya ilmiah. Tanpa lembar pengesahan, skripsi atau laporan penelitian bisa dianggap belum sah secara akademik.
Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lengkap dan mudah dipahami mengenai pengertian lembar pengesahan, format, fungsi, dan contoh yang bisa kamu jadikan referensi.
Pengertian Lembar Pengesahan
Bagi kamu mahasiswa akhir atau sedang menyelesaikan penelitian tentu harus tahu terlebih dahulu apa itu lembar pengesahan? Jadi lembar pengesahan adalah dokumen yang berisi persetujuan dari pihak terkait sebagai tanda bahwa laporan, karya tulis, atau kegiatan yang dibuat sudah dinyatakan sah dan bisa dipertanggungjawabkan.
Persetujuan ini tidak dapat diberikan oleh sembarang pihak, melainkan oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan. Misalnya pada laporan skripsi, pengesahan diberikan oleh dosen pembimbing, dosen pengampu, dosen penguji, ketua jurusan, hingga dekan fakultas.
Format Lembar Pengesahan
Berikut ini adalah format yang harus ada pada lembar pengesahan
1. Judul Lembar Pengesahan
Format pertama yang harus kamu perhatikan adalah penulsan judul lembar pengesahan. Judul yang benar biasanya ditulis menggunakan huruf kapital, dicetak tebal, dan diletakkan di tengah halaman.
Judul ini berfungsi untuk memberi tahu pembaca bahwa halaman tersebut berisi pernyataan pengesahan laporan.
2. Informasi Penelitian
Bagian ini memuat judul lengkap skripsi yang ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal, tepat di bawah judul lembar pengesahan. Di bawahnya, cantumkan jenis karya tulis, misalnya dengan menuliskan kata “Penelitian”.
3. Informasi Penulis
Informasi penulis berisi nama lengkap dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM). Data ini wajib dicantumkan sebagai bentuk tanggung jawab penulis terhadap skripsi yang dibuat. Pada beberapa skripsi, informasi ini bisa ditambah dengan program studi atau alamat email.
4. Informasi Waktu
Informasi waktu mencakup tanggal, bulan, dan tahun skripsi diuji serta disahkan. Pencantuman waktu ini penting untuk menunjukkan bahwa skripsi telah melalui proses pemeriksaan dan dinyatakan lulus secara resmi.
5. Nama Pihak Terkait
Nama-nama yang dicantumkan adalah pihak yang berwenang, seperti dosen pembimbing, ketua program studi atau jurusan, hingga dekan fakultas. Penulisan nama dilakukan secara lengkap beserta gelar, jabatan, dan nomor identitas.
Urutannya disesuaikan dengan tingkat jabatan, biasanya pihak dengan jabatan tertinggi ditulis di bagian bawah. Jika terdapat lebih dari satu dosen pembimbing dengan jabatan setara, penulisannya dapat sejajar.
6. Tanda Tangan
Tanda tangan berfungsi sebagai bukti sah dan pengesahan dari pihak-pihak yang tercantum. Biasanya tanda tangan ini dilengkapi dengan cap institusi untuk memperkuat legalitas lembar pengesahan.
Fungsi Lembar Pengesahan
Berikut ini adalah fungsi lembar pengesahan dalam penelitian atau skripsi yang perlu kamu ketahui:
1. Legalitas Dokumen
Pada karya ilmiah mahasiswa, lembar pengesahan ditandatangani oleh dosen pembimbing atau penguji sebagai tanda legalitas.
Tanda tangan ini membuat dokumen sah digunakan untuk berbagai keperluan akademik serta melindungi hak penulis jika muncul permasalahan di kemudian hari.
2. Validasi Karya
Lembar pengesahan berfungsi memastikan bahwa isi dokumen telah ditinjau dan disetujui oleh pihak yang berwenang.
Validasi ini menandakan karya memenuhi standar kualitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan pembaca terhadap isi dokumen.
3. Pelengkap Administrasi
Dalam banyak keperluan akademik, lembar pengesahan menjadi syarat administratif, seperti pengajuan tugas akhir atau laporan penelitian. Tanpa bagian ini, dokumen bisa dianggap belum lengkap secara formal.
4. Pertanggungjawaban Penulis
Keberadaan halaman pengesahan menunjukkan komitmen penulis untuk mempertanggungjawabkan isi karyanya.
Hal ini juga menegaskan bahwa dokumen disusun secara jujur, orisinal, dan siap digunakan atau diuji lebih lanjut.
Cara Membuat Lembar Pengesahan
Agar tidak keliru, berikut cara membuat lembar pengesahan yang benar:
1. Menyesuaikan Format Kertas dan Margin
Langkah pertama adalah memastikan format penulisan sesuai dengan ketentuan kampus. Umumnya, lembar pengesahan menggunakan kertas A4 dengan margin kiri dan atas 4 cm, serta margin kanan dan bawah 3 cm.
Penulisan dilakukan menggunakan font Times New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5 agar tampilan rapi dan mudah dibaca.
2. Menuliskan Judul Secara Lengkap
Pada bagian atas halaman, tuliskan judul skripsi atau karya ilmiah secara lengkap dan sama persis dengan yang tercantum pada sampul depan. Judul ditulis menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal untuk menegaskan identitas karya ilmiah.
3. Mencantumkan Identitas Penulis
Selanjutnya, cantumkan identitas penulis secara jelas, meliputi nama lengkap tanpa gelar, Nomor Induk Mahasiswa (NIM), program studi, fakultas, dan nama universitas. Informasi ini berfungsi sebagai penanda resmi kepemilikan karya ilmiah.
4. Menambahkan Pernyataan Pengesahan
Bagian ini berisi pernyataan resmi yang menyatakan bahwa karya ilmiah telah disetujui dan disahkan sebagai salah satu syarat akademik. Pernyataan biasanya mencantumkan judul karya, tujuan pengesahan, serta gelar yang akan diperoleh oleh penulis.
5. Mencantumkan Nama dan Tanda Tangan
Pada lembar pengesahan harus disediakan ruang untuk nama dan tanda tangan dosen pembimbing, dosen penguji (jika diperlukan), serta ketua program studi atau dekan fakultas. Tata letak tanda tangan dapat disusun secara horizontal maupun vertikal sesuai pedoman kampus.
6. Menuliskan Tanggal Pengesahan
Tanggal pengesahan harus ditulis secara lengkap, mencakup hari, tanggal, bulan, dan tahun. Tanggal ini menunjukkan kapan karya ilmiah tersebut resmi disahkan dan berlaku secara akademik.
7. Menggunakan Bahasa Formal
Langkah terakhir adalah memastikan seluruh isi lembar pengesahan menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan formal. Kamu bisa memperhatikan kerapian tata letak agar dokumen terlihat profesional serta mudah dipahami oleh pembaca.
Contoh Lembar Pengesahan
Berikut ini adalah beberapa contoh lembar pengesahan yang benar sesuai dengan ketentuan:

itulah artikel dari dosenmahasiswa.id tentang lembar pengesahan penelitian yang perlu kamu ketahui jika ingin menyelesaikan penelitian, skripsi, tesis, dll. Semoga bermanfaat!
Referensi:
Universitas Brawijaya, Fakultas Ilmu Administrasi. Contoh Lembar Pengesahan. fia.ub.ac.id. Diakses 25 Des. 2025.
Priyanto, Adi. “Contoh Lembar Pengesahan Skripsi, Bisa Jadi Referensi!” Blog UNMAHA, 5 Dec. 2025. Diakses 25 Des. 2025.
FAQ
lembar pengesahan tetap diberi nomor halaman, tetapi nomornya tidak ditampilkan.
Tanggal pada lembar pengesahan adalah tanggal karya ilmiah disahkan dan ditandatangani secara resmi, bukan tanggal penulisan atau ujian.